Beranda Kriminal Lawan Petugas, Pelaku Begal Motor Dilumpuhkan

Lawan Petugas, Pelaku Begal Motor Dilumpuhkan

73
0

PALEMBANG,– Setelah sempat Kurang lebih dua pekan menjadi buronan anggota kepolisian, satu pelaku begal sepeda motor berhasil di ringkus anggota kepolisian Polresta Palembang di tempat persembunyiannya di kawasan Kecamatan Sako Palembang, pada Rabu (17/7) malam.

Pelaku tersebut diketahui bernama Nanda Lesmana (25) warga jalan Silaberanti lorong Flamboyan Kelurahan Silaberanti Kecamatan SU I Palembang. Pelaku diringkus unit Tekab 134 Satreskrim Polresta Palembang, pimpinan Kanit Iptu Tohirin,

Namun, saat di lakukan penangkapan pelaku mencoba melawan petugas dan berusaha hendak kabur. Tak ingin targetnya kabur, anggota pun terpaksa melumpuhkan kaki kanan pelaku dengan timah panas.

Berdasarkan data yang di dapat, peristiwa kejadian bermula saat korban bernama Taswin (19) warga jalan Naskah Perum RSS Kelurahan Sukarame Kota Palembang, sedang melintas di jalan Silaberanti depan lorong Melati Kecamatan SU I Palembang, pada 30 juni 2019.

Saat berada di tempat kejadian, tiba-tiba korban di hadang dua pelaku begal. Namun, saat hendak kabur, sepeda motor korban di dorong kedua pelaku hingga terjatuh. Lalu, pelaku Nanda menodongkan senjata tajam jenis pisau kepada korban. Lantaran takut, korban pun kabur meninggalkan sepeda motornya dan sepeda motor tersebut langsung dibawa oleh kedua pelaku begal.

Akibat kejadian tersebut, korban kehilangan satu unit sepeda motor jenis Yamaha Jupiter MX warna hijau dengan nopol BG 3649 IL, yang ditafsir kerugian sebesar 7 juta rupiah. Kemudian korban pun membuat laporan kepolisian di Polresta Palembang.

Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara, melalui Kanit Tekab 134 Iptu Tohirin, membenarkan pihaknya berhasil meringkus salah satu pelaku pencurian dengan kekerasan (Curas) begal sepeda motor.

“Satu pelaku lain sudah kita ketahui identitasnya, sekarang dalam pengejaran. Barang bukti yang kita amankan berupa satu bilah senjata tajam jenis pisau yang di gunakan pelaku saat beraksi. Atas ulahnya, pelaku di kenakan pasal 365 KUHP dengan ancaman 5 tahun penjara,” tegasnya.

Sedangkan, pelaku Nanda mengaku melakukan aksi begal lantaran tidak mempunyai pekerjaan. “Saya sedang menganggur pak, butuh uang untuk makan. Baru inilah saya membegal, nyesal saya pak,” tutupnya. (Cdr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here